Guru Muda Kembali Menulis, Menulis dan Menulis

Gegara kegiatan offline yang cukup padat, aktivitas menulis di blog semakin hari semakin kurang dari segi nilai kuantitasnya.

Sebenarnya itu biasa alasan klasik bagi blogger yang malas nulis, alasannya padat beraktivitas di offline.

Padahal membuat artikel itu gampang. Tinggal mengetik saja.

Tapi benarkah demikian?

Buktinya guru muda sulit menyempatkan waktu untuk menulis di blog tercinta ini.

Oh iya… mungkin pembaca agak aneh dengan tampilan blog ini.

Ya…

Jika Anda jeli blog guru muda yang Anda baca sekarang ini, adalah migrasi dari blogspot. Dengan segala keterbatasan ilmu saya di dunia blogging, dengan segala trial and error akhirnya saya kembali lagi menulis.

Ada rasa malas yang menghinggapi bulan-bulan ini.

Salah satunya dengan berat, blog Guru Muda harus kembali ke titik NOL.
Mulai dari pendaftaran lagi ke webmaster tools google, supaya lebih cepat artikel terindeks oleh pencarian google. Karena permalinks blog Guru Muda ini terpaksa berubah, supaya lebih mudah bagi pembaca dan enak dibaca.

Beda Tampilan, Beda Pula Gaya Penulisan Guru Muda

Mungkin bagi pemaca setia guru muda, banyak pertanyaan.

Kok tampilannya beda?

Kok gaya tulisannya berbeda juga?

Baiklah… saya tentu saja punya alasan. Salah satunya karena saya sering berkunjung ke blog PanduanIM dan Mas Vatih Pesantren Sintesa yang gaya penulisannya itu mengalir.

Tulisan per paragrafnya pun hanya sedikit. Beredas dengan yang dulu, yang man setiap paragraf harus mencapai 4 sampai 5 baris. Karena supaya bisa cepat terindeks google.

Rupanya sekarang berbeda. Ketika dulu tulisan harus padat untuk memudahkan robot google.maka, diharuskan menulis per paragraf itu harus banyak. Kini, tulisan lebih tertuju ke pembaca.

Bagaiman pembaca bisa enjoy membaca tulisan kita. Tapa cape dengan tulisan yang banyak dalam satu paragraf.

Nah, sekarang… gaya tulisan saya di blog pun terkena imbasnya. Artinya saya terbawa arus. Bagaimana supaya tulisan yang sudah cape-cape ditulis dibaca orang lain.

Salah satu trik yang saya perhatikan dari blogger mastah adalah dalam satu paragraf itu sekitar satu, dua sampai tiga baris saja.

Kembali Semangat Menulis Gegara Diajukan Ulang Daftar Adsense

Hehe….

Blog Guru Muda yang sebelumnya di blogspot pernah didaftarkan ke adsense, dan lumayan ada penghasilan pernah PayOut sekali.
Ya. Sekali-kalinya.

Udah itu langsung dibanned oleh pihak adsense.

Kenapa sebabnya sebuah blog bisa dibanned pihak Adsense?

Jawabannya adalah kita melakukan hal-hal yang memang sudah dilarang pihak google adsense. Karena pengin cepet-cepet gajian, segala cara pn dilakukan. Bermitra dengan blogger yang lain, dimana sang blogger bermain curang.

Imbasnya blog guru muda ini dibanned. Padahal sudah bertahun-tahun dijaga, dirawat, dengan jumlah tulisan blog 100 lebih.

Memilih Menjadi Guru Blogger Ilmu Putih

Apa???

Ya. Saya akankembali menulis di blog dengan tulisanapa ang saya lihat, apa yang saya dengar, apa yang saya rasa. Lalu dibagikan sesuai dengan tulisan yang layak dibaca.

Bukan menjadi blogger yang keukeuh menghalalkan segala cara demi adsense. Kecuali saya mempunyai blog bule berbahasa inggris dengan menggunakan jasa penulis.

Siswa Berprestasi, Guru Tambah Energi. Good Luck KAYLA!!!

GURUMUDA.WEB.ID – Jika siswa menjadi salah satu juara Olimpiade SAINS, bangga dan bersyukur menjadi bagian tak terelakan bagi guru pembimbingnya. Selama dua hari (2-3 Maret...
Guru Muda
54 sec read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: