Corona Musibah atau Barokah?

Virus corona menyebar, berita seputar virus yang mematikan ini pun tersebar luas. Termasuk pemerintah meliburkan sekolah selama dua minggu.

Banyak argumen yang berdatangan dengan adanya wabah penyakit yang satu ini. Tak terkecuali dengan saya yang sama-sama ikut libur untuk kegiatan di pendidikan formal. NAmun, tidak untuk pendidikan informal di pesantren.

Kegiatan di pesantren masih seperti biasa, meskipun agak sedikit terganggu dengan banyaknya media memberitakan.

Namun, ada cara lain untuk membendung dari virus corona ini. Ya. Seagai santri, kami selalu belajar untuk segala sesuatunya gimana Allah, tentunya terus berikhtiar dengan segala upaya supaya virus corona ini tidak semakin menyebar.

Salah satunya kami tetap melakukan aktivitas mengaji, dan saling mendokan kepada korban virus yang ‘mematikan’ ini.

Tentunya kita sebagai sama-sama makhluk yang memang diciptakan Allah, tidak terlalu parno menghadapi wabah penyakit ini. Karena selalu ada hikmah.

Jangan lupa untuk terus berdoa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: